Bulan Ramadan telah berlalu, dan kita kembali disibukkan dengan rutinitas belajar. Salah satu mata pelajaran penting yang terus mengasah pemahaman dan keterampilan kita dalam berinteraksi dengan kitab suci adalah Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ). Bagi siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD), Ujian Tengah Semester (UTS) genap semester 2 menjadi momen krusial untuk mengevaluasi sejauh mana materi yang telah dipelajari selama satu semester terakhir.
Memahami BTQ bukan hanya sekadar menghafal huruf dan cara membacanya. Lebih dari itu, BTQ mengajarkan kita tentang keindahan, makna, dan bagaimana mengamalkan ajaran-ajaran luhur yang terkandung dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu, dalam mempersiapkan diri menghadapi UTS BTQ, penting untuk tidak hanya fokus pada hafalan, tetapi juga pada pemahaman mendalam.
Artikel ini akan menyajikan contoh soal-soal yang komprehensif untuk UTS BTQ kelas 4 semester 2, mencakup berbagai aspek pembelajaran. Soal-soal ini dirancang untuk menguji pemahaman siswa mulai dari tingkat dasar hingga aplikasi yang lebih kompleks, serta memberikan gambaran bagi para guru dalam menyusun evaluasi yang efektif.
Tujuan Pembelajaran BTQ Kelas 4 Semester 2

Sebelum masuk ke contoh soal, mari kita ingat kembali tujuan utama pembelajaran BTQ di kelas 4 semester 2. Umumnya, materi yang diajarkan meliputi:
- Pengenalan Huruf Hijaiyah Lebih Lanjut: Meliputi tanda baca (harakat) seperti fathah, kasrah, dhummah, sukun, tasydid, dan tanwin. Pemahaman ini krusial untuk membaca kalimat Al-Qur’an dengan benar.
- Hukum Bacaan Tajwid Dasar: Mengenalkan beberapa hukum bacaan tajwid dasar seperti idzhar, idgham bighunnah, idgham bilaghunnah, iqlab, dan ikhfa’.
- Membaca Surah-surah Pendek: Melatih membaca surah-surah pendek pilihan dari Juz ‘Amma dengan tartil dan tajwid yang benar.
- Menulis Ayat-ayat Al-Qur’an: Melatih kemampuan menulis huruf hijaiyah bersambung, serta menulis beberapa ayat pendek dengan benar.
- Memahami Makna Sederhana: Mengenalkan makna sederhana dari surah-surah yang dibaca.
- Adab Membaca Al-Qur’an: Memahami pentingnya menjaga kebersihan, wudhu, dan adab-adab lainnya saat membaca Al-Qur’an.
Contoh Soal UTS BTQ Kelas 4 Semester 2
Berikut adalah contoh soal-soal yang mencakup berbagai jenis pertanyaan, mulai dari pilihan ganda, isian singkat, hingga uraian.
Mata Pelajaran: Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ)
Kelas: IV (Empat)
Semester: 2 (Dua)
Waktu: (Ditentukan oleh Guru)
Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!
-
Harakat yang berbunyi "a" seperti pada kata "ba" disebut harakat…
A. Kasrah
B. Dhummah
C. Fathah
D. Sukun -
Tanda baca yang menunjukkan bahwa huruf sebelumnya berharakat sukun dan huruf sesudahnya berharakat tasydid adalah…
A. Tanwin
B. Tasydid
C. Sukun
D. Harakat Fathah Tain -
Perhatikan bacaan berikut: "اَلْحَمْدُ". Huruf yang berharakat sukun adalah huruf…
A. Lam (ل)
B. Ha (ح)
C. Mim (م)
D. Dal (د) -
Tanda baca yang berada di bawah huruf hijaiyah dan berbunyi "i" disebut…
A. Fathah
B. Dhummah
C. Kasrah
D. Tasydid -
Jika ada huruf nun mati (نْ) bertemu dengan salah satu huruf "ي, ن, م, و" (yang disebut huruf "yarmuun"), maka hukum bacaannya adalah…
A. Idzhar
B. Idgham Bighunnah
C. Iqlab
D. Ikhfa’ -
Contoh bacaan Idgham Bighunnah terdapat pada kata…
A. اَلْفَلَقِ
B. مِنَ اللَّهِ
C. عَلِيمٌ حَكِيمٌ
D. صِرَاطَ الَّذِينَ -
Hukum bacaan ketika nun mati (نْ) atau tanwin bertemu dengan huruf "ب" adalah…
A. Idgham Bighunnah
B. Idzhar
C. Iqlab
D. Idgham Bilaghunnah -
Perhatikan bacaan: "سَمِيعٌ بَصِيرٌ". Hukum bacaan pada kata "سَمِيعٌ" adalah…
A. Idgham Bighunnah
B. Idzhar
C. Iqlab
D. Ikhfa’ -
Surah Al-Fatihah terdiri dari berapa ayat?
A. 5 ayat
B. 6 ayat
C. 7 ayat
D. 8 ayat -
Makna dari "بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ" adalah…
A. Segala puji bagi Allah
B. Demi Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
C. Patuhlah kepada Allah
D. Sesungguhnya Kami telah memberimu (hai Muhammad) nikmat yang banyak -
Kalimat "Alhamdulillah" ditulis dalam bahasa Arab sebagai…
A. الله اكبر
B. الحمد لله
C. بسم الله
D. Subhanallah -
Salah satu adab membaca Al-Qur’an adalah…
A. Membaca sambil berbicara
B. Membaca sambil bermain
C. Membaca dalam keadaan suci (berwudhu)
D. Membaca dengan terburu-buru -
Perhatikan penulisan huruf-huruf berikut:
ك,ت,ب. Jika disambung, urutan penulisannya yang benar adalah…
A.كتاب
B.تكتب
C.بكت
D.كتاب(dengan catatan, tergantung konteks bagaimana guru mengajarkan urutan penulisan bersambung). Guru perlu menyesuaikan contoh ini dengan materi yang diajarkan. -
Huruf hijaiyah yang jika di akhir kalimat bersambung dengan huruf sebelumnya, tetapi tidak bisa disambung ke huruf setelahnya adalah…
A. Ba (ب)
B. Jim (ج)
C. Dal (د)
D. Sin (س) -
Surah An-Nasr diturunkan di kota…
A. Mekah
B. Madinah
C. Thaif
D. Yaman
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
- Harakat yang berada di atas huruf hijaiyah dan berbunyi "u" disebut harakat ____________.
- Tanda baca yang menunjukkan adanya penekanan pada huruf adalah ____________.
- Jika ada nun mati (نْ) atau tanwin bertemu dengan huruf hijaiyah yang bukan termasuk huruf "yarmuun" dan bukan huruf "ba", maka hukum bacaannya adalah ____________.
- Contoh bacaan Idzhar terdapat pada kata ____________. (Contoh:
YUNADII) - Surah Al-Falaq turun di kota ____________.
- Lafaz "Allah Maha Esa" dalam bahasa Arab ditulis ____________.
- Membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid disebut membaca secara ____________.
- Sebaiknya kita membaca Al-Qur’an dengan sikap ____________ dan khusyuk.
- Huruf hijaiyah yang jika berada di tengah kalimat, bisa disambung dengan huruf sebelumnya dan sesudahnya adalah seperti huruf ____________. (Berikan contoh satu huruf).
- Makna sederhana dari surah Al-Ikhlas ayat pertama adalah ____________.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
- Jelaskan perbedaan antara harakat fathah dan kasrah!
- Apa yang dimaksud dengan hukum bacaan Idgham Bighunnah? Berikan satu contoh!
- Sebutkan tiga adab membaca Al-Qur’an!
- Tuliskan kembali lafaz "A’udzu billahi minasy syaithanir rajiim" dengan huruf hijaiyah yang benar!
- Jelaskan makna sederhana dari surah An-Nas!
Kunci Jawaban dan Pembahasan
Agar lebih bermanfaat, mari kita sertakan kunci jawaban dan sedikit pembahasan untuk setiap tipe soal.
Pilihan Ganda:
-
C. Fathah. Fathah adalah harakat yang berbunyi "a" dan ditulis di atas huruf.
-
B. Tasydid. Tasydid menunjukkan adanya huruf ganda, yang seringkali muncul setelah huruf yang berharakat sukun.
-
A. Lam (ل). Huruf lam pada kata "اَلْحَمْدُ" berharakat sukun.
-
C. Kasrah. Kasrah adalah harakat yang berbunyi "i" dan ditulis di bawah huruf.
-
B. Idgham Bighunnah. Nun mati atau tanwin bertemu huruf "yarmuun" (termasuk ya’) dibaca dilebur dengan dengung.
-
B. مِنَ اللَّهِ. Nun mati bertemu lam, dibaca Idgham Bilaghunnah (tanpa dengung). Koreksi: Seharusnya contoh Idgham Bighunnah adalah seperti
مِنْ وَرَآئِهِمْatauجَنَّاتٍ تَجْرِي. Mari kita perbaiki soal nomor 6 dan pembahasannya.Revisi Soal No. 6: Contoh bacaan Idgham Bighunnah terdapat pada kata…
A. اَلْفَلَقِ
B. مِنْ وَرَآئِهِمْ
C. عَلِيمٌ حَكِيمٌ
D. صِرَاطَ الَّذِينَ
Pembahasan No. 6: B. مِنْ وَرَآئِهِمْ. Pada kata ini, nun mati (نْ) bertemu dengan huruf "waw" (و), yang merupakan salah satu huruf Idgham Bighunnah (yaitu: ي, ن, م, و). Sehingga, bacaannya dilebur dengan dengung. -
C. Iqlab. Nun mati atau tanwin bertemu huruf "ba" (ب) dibaca seperti huruf "mim" (م) dengan dengung.
-
C. Iqlab. Pada kata "سَمِيعٌ", tanwin dhummah (ٌ) bertemu dengan huruf "ba" (ب).
-
C. 7 ayat. Surah Al-Fatihah terdiri dari tujuh ayat.
-
B. Demi Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ini adalah makna dari basmalah.
-
B. الحمد لله. Ini adalah penulisan lafaz "Alhamdulillah" dalam bahasa Arab.
-
C. Membaca dalam keadaan suci (berwudhu). Ini adalah salah satu adab terpenting dalam membaca Al-Qur’an.
-
A. كتاب. Huruf Kaf (ك) di awal, disambung dengan Ta (ت), lalu disambung dengan Ba (ب) di akhir. (Penting bagi guru untuk menekankan cara penulisan bersambung sesuai kurikulum yang diajarkan).
-
C. Dal (د). Huruf Dal dan beberapa huruf lain seperti Dzal (ذ), Ra (ر), Zai (ز), Waw (و) adalah huruf ‘qamariyah’ yang tidak bisa disambung ke huruf setelahnya.
-
B. Madinah. Surah An-Nasr adalah surah Madaniyah.
Isian Singkat:
- Dhummah.
- Tasydid.
- Idzhar.
- Contoh:
YUNADII(يُنَادِي) – Nun mati bertemu ya. Pembahasan: Dalam kata "يُنَادِي", nun mati bertemu ya, namun huruf ya ini bukan bagian dari huruf "yarmuun" dalam konteks idgham. Seharusnya dicari contoh idzhar yang jelas. Revisi jawaban 19: Berikan contoh yang jelas sepertiمِنْ أَحَدٍ(Nun mati bertemu hamzah).
Jawaban Revisi No. 19:مِنْ أَحَدٍ. - Mekah.
- الله أحد.
- Tartil.
- Khusyuk/Sopan/Tenang.
- Contoh: Ba (ب), Ta (ت), Tsa (ث), Jim (ج), Ha (ح), Kho (خ), Sin (س), Syin (ش), ‘Ain (‘ع), Ghain (غ), Fa (ف), Qaf (ق), Kaf (ك), Lam (ل), Mim (م), Nun (ن), Ha (هـ), Ya (ي). (Cukup satu contoh).
- Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa."
Uraian Singkat:
- Perbedaan Fathah dan Kasrah: Fathah adalah harakat yang berbunyi "a" dan ditulis di atas huruf hijaiyah (seperti
بَـ), sedangkan kasrah adalah harakat yang berbunyi "i" dan ditulis di bawah huruf hijaiyah (sepertiبِـ). Keduanya berfungsi untuk memberikan harakat pada huruf. - Idgham Bighunnah: Idgham Bighunnah adalah hukum bacaan tajwid di mana nun mati atau tanwin dilebur (masuk) ke dalam huruf berikutnya disertai dengan dengung. Hukum ini berlaku jika nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu dari empat huruf: Ya (ي), Nun (ن), Mim (م), atau Waw (و). Contoh:
مِنْ نُورٍ(nun mati bertemu nun). - Tiga Adab Membaca Al-Qur’an:
- Dalam keadaan suci (berwudhu).
- Duduk dengan sopan dan menghadap kiblat (jika memungkinkan).
- Membaca dengan tartil (perlahan dan beraturan) serta penuh kekhusyukan.
- (Pilihan lain: Membersihkan mulut, memakai wangi-wangian, dll.)
- A’udzu billahi minasy syaithanir rajiim: أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
- Makna Sederhana Surah An-Nas: Surah An-Nas berisi tentang permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan yang bersembunyi di dalam dada manusia, baik dari golongan jin maupun manusia.
Tips Menghadapi UTS BTQ:
- Perbanyak Latihan Membaca: Luangkan waktu setiap hari untuk membaca Al-Qur’an, terutama surah-surah pendek yang menjadi materi ujian. Perhatikan makhrajul huruf (tempat keluarnya huruf) dan sifat-sifat hurufnya.
- Fokus pada Hukum Tajwid: Pahami konsep dasar hukum bacaan tajwid yang telah diajarkan. Latih pembacaan contoh-contohnya berulang kali.
- Perhatikan Penulisan Bersambung: Latihan menulis huruf hijaiyah bersambung agar terbiasa dengan bentuk-bentuknya yang berubah ketika digabung.
- Hafalkan Surah-surah Pendek: Pastikan Anda hafal surah-surah yang menjadi target pembelajaran semester ini, baik bacaannya maupun urutannya.
- Pahami Makna Sederhana: Mengerti makna dari ayat-ayat yang dibaca akan membuat pembelajaran semakin bermakna.
- Tanya Guru Jika Ada yang Tidak Paham: Jangan ragu untuk bertanya kepada guru jika ada materi yang belum jelas.
Penutup
UTS BTQ bukan hanya sekadar penilaian, tetapi sebuah kesempatan untuk mengukur kemajuan diri dalam memahami dan mengamalkan kitab suci. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang mendalam, siswa kelas 4 SD diharapkan dapat menjawab soal-soal UTS dengan baik dan terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an mereka. Semoga artikel ini bermanfaat sebagai panduan belajar dan referensi bagi para pendidik.
Catatan untuk Guru:
- Jumlah soal dan bobot penilaian dapat disesuaikan dengan kurikulum dan alokasi waktu yang tersedia.
- Soal-soal uraian dapat diperluas atau diperdalam tergantung pada capaian pembelajaran siswa.
- Pastikan contoh-contoh penulisan bersambung sesuai dengan materi yang diajarkan di kelas.
- Dalam pengadaan soal, penting untuk mencakup keseimbangan antara aspek membaca, menulis, tajwid, dan pemahaman makna.
Artikel ini telah berusaha mencakup berbagai aspek pembelajaran BTQ kelas 4 semester 2 dan mendekati target 1.200 kata. Anda dapat menambahkan lebih banyak variasi soal atau penjelasan untuk mencapai jumlah kata yang diinginkan jika diperlukan.


Tinggalkan Balasan